Karya : Novi Rovika
Riuh rendah angin muspara
Se-ia dengan realita
Bertarung dengan bisingnya kehidupan
Angina muspara …
Jangan sampai terbuai olehnya!
Sekalipun karena takdir
Dengan apa kau kan melawannya?
Dengan kesabaran.
Sabar.
Seperti rumput gajah yang selalu sabar,
Menari-nari kemanapun angin membelai
Semua arah mata angin …
laiknya pola irama tarian
bukan tak ingin menjadi batu karang
hanya kadang, ciut nyali
tinggalkan saja keraguan dan ketidakpercayaan itu
pilih, jadi batu atau sampah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar